Ambon, Maluku – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Maluku menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku yang berencana mengajukan pinjaman sebesar Rp1,5 triliun. Dukungan ini dianggap sebagai angin segar untuk perekonomian daerah yang sangat membutuhkan stimulus signifikan, terutama menjelang tahun 2026.
Menurut Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Ekonomi Kadin Maluku, Temi Talaohu, injeksi dana sebesar ini akan menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan, khususnya pada sektor infrastruktur jalan. “Bagi kami itu penting. Dan Kadin mendukung hal-hal yang sifatnya strategis dalam menstimulus perekonomian daerah,” ujarnya dalam rilis yang diterima pada Minggu (23/11/2025).
Konektivitas Darat Jadi Prioritas
Temi menjelaskan bahwa penguatan konektivitas darat adalah faktor penentu pertumbuhan ekonomi Maluku. Dengan terbukanya akses jalan baru, pergerakan barang, jasa, dan aktivitas ekonomi masyarakat akan meningkat pesat, memberikan efek domino bagi wilayah-wilayah di sekitarnya.
UMKM dan Program Padat Karya Jadi Fokus
Selain infrastruktur, Kadin Maluku juga menekankan pentingnya alokasi dana untuk bantuan modal bagi UMKM dan program padat karya di daerah tertinggal. Program-program ini diyakini dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat secara langsung.
Harapan dan Pesan untuk DPRD Maluku
“Kami berharap pinjaman ini benar-benar diarahkan pada program produktif, yang tepat sasaran dan direncanakan secara matang. Dengan demikian, dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat dan pelaku usaha,” tegas Temi.
Ia juga menambahkan bahwa DPRD Maluku diharapkan dapat menyetujui usulan pinjaman ini setelah mempertimbangkan urgensinya bagi percepatan pembangunan daerah. “Namun, pentingnya penerapan tata kelola yang baik dan pengawasan yang ketat agar setiap proyek berjalan efektif dan transparan,” tambahnya.
Kadin Maluku menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah daerah yang pro rakyat dan pro-ekonomi, serta memastikan sektor usaha dapat berkembang sejalan dengan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Maluku.








