Komentar Publik Memanas: Vanath Dikritik Terkait Pernyataan Soal Pendeta

Berita, Pemerintahan458 Dilihat

Ambon – Kontroversi seputar ucapan Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, kembali mencuat setelah sebuah unggahan di halaman Facebook Beranda Maluku menyoroti pernyataan Vanath yang dianggap sensitif terkait isu keagamaan.

Unggahan tersebut mengajak Vanath untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat, terutama yang menyangkut tokoh agama.

Perdebatan di media sosial makin memanas setelah warganet bernama John Lefmanut menuliskan komentar yang menarik perhatian publik. Lefmanut menyampaikan simpati terhadap salah satu pendeta yang disebut dalam sambutan Vanath.

“Kasihan juga Bpk Pendeta ni… maksud bae datang minta tolong, tp akhirnya nama disebut. Ini jadi pembelajaran untuk Pdt GPM dan perhatian juga untuk Ketua Sinode. Susah datang buat umat sandiri sa jua, su dengar tu,” tulis Lefmanut dalam komentarnya.

Isu ini berawal dari rekaman video sambutan Wakil Gubernur pada pembukaan pertandingan sepak bola persahabatan antara Negeri Luhu dan Pelauw, Kamis (20/11/2025).

Dalam video yang kini beredar luas, Vanath menyinggung kunjungan tiga pendeta yang menemui dirinya untuk meminta bantuan dana bagi kegiatan Natal pada bulan Desember.

Di hadapan masyarakat, Vanath menceritakan bahwa ia langsung mengarahkan para pendeta tersebut untuk mendatangi Gubernur Maluku.

“Kalau mau minta uang, silakan ke Gubernur. Beliau yang mengatur soal itu,” ujar Vanath dalam video tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Wakil Gubernur maupun Pemerintah Provinsi Maluku terkait konteks ucapan tersebut.

Sementara itu, perdebatan publik terus berkembang, dengan sebagian warga menilai pernyataan tersebut tidak pantas disampaikan di ruang publik, terutama karena menyangkut tokoh agama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *